Kroket Kentang Isi Raogut



Assalam'ualaikum

Alhamdulillah bisa kembali menulis untuk mengobati rasa kangen pada kata-kata.

Postingan kali ini saya mau berbagi resep kroket kentang. 

Omongin soal kroket, makanan satu ini ternyata berasal dari Prancis. Kroket sendiri diartikan sebagai kentang tumbuk yang diberi isian di dalamnya. Kalau di Prancis sana sih yang menjadi populer untuk isian kroket ialah daging cincang. Namun seiring berjalannya waktu, isian kroket pun mulai bervariasi. Ada yang diberi isian sayur, ragout, sosis, atau bahkan keju, bahkan ada yang menyajikan kroket tanpa isian.

Di Indonesia sendiri, kroket dikenalkan oleh bangsa Belanda pada zaman penjajahan. Jika di luar negeri sana atau oleh orang Belanda sendiri kroket dijadikan menu makanan utama karena bahan dasarnya yang berupa kentang, maka di Indonesia kroket dijadikan camilan.

Awal mula saya mengetahui makanan satu ini ialah dari salah seorang kawan yang kebetulan menjadikan kroket kentang sebagai salah satu bakulannya. Karena penasaran akhirnya saya searching resep kroket. Dan ketika membaca resepnya saya agak pesimis dengan diri sendiri. 

Menurut saya kroket kentang dan perkedel kentang sama saja, yang membedakan hanya kroket diberi isian dan dibalur tepung roti, sedangkan perkedel tidak.

Beberapa tahun lalu saya pernah mencoba membuat perkedel, tapi gagal karena perkedel saya selalu meletus dan pecah saat digoreng. Inilah alasan yang membikin saya pesimis untuk membuat kroket. Sampai akhirnya saya menemukan  resep kroket kentang di blog Mbak Ricke "Extraordinary Kitchen".

Selain memberi resep, di blog tersebut mbak Ricke memberi tips agar kroket yang digoreng tidak gampang meletus atau pecah.

Menurut Mbak Ricke, kroket yang gampang meletus saat digoreng, itu diakibatkan dari adanya kandungan air pada kentang. Sehingga ada baiknya kentang yang telah dikukus, digoreng kemudian, barulah ditumbuk. Saat menggoreng kentang tidak perlu terlalu lama, cukup sampai buih minyaknya berkurang. Setelah diangkat dari penggorengan, segera tumbuk kentang dalam keadaan panas. Dan satu hal lagi, pilihlah kentang yang sudah tua. Karena kentang yang tua memiliki kandungan air yang tidak terlalu banyak.

Temperatur minyak juga harus diperhatikan. Pastikan minyak telah panas dan takarannya cukup banyak untuk menenggelamkan seluruh permukaan kroket agar matangngya merata. Sehingga saat digoreng, kroket tidak perlu terlalu sering dibolak balik.

Berikut resepnya.


Kroket Kentang
By Ricke "Ordinary Kitchen"

1 kg kentang tumbuk
4-5 sdm susu bubuk
2 kuning telur
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya
Pala bubuk secukupnya (tambahan dari saya)
Kaldu bubuk secukupnya (optional)
Minyak yang banyak untuk menggoreng.

Bahan Pelapis:
Putih telur kocok lepas
Tepung roti/panir/ bread crumb

Bahan Isian:
Boleh pilih, bisa raogut sayuran, ayam, sosi, keju, dll.

Cara Membuat:

Di dalam wadah masukkan kentang yang telah ditumbuk halus. Masukkan susu bubuk, kuning telur, garam, merica bubuk, pala bubuk, dan kaldu bubuk. Uleni hingga rata.

Ambil sedikit adonan kentang, lalu pipihkan pada telapak tangan. Beri isian, lalu pulung kembali dan bentuk sesuai keinginan. Lakukan sampai adonan kentang habis. (Jika adonan kentang terasa lengket, bisa basahi telapak tangan dengan minyak. Alhamdulillah adonan kentang saya nggak lengket)

Setelah semua adonan diberi isian dan dibentuk. Ambil satu adonan dan gulingkan pada bread crumb, kemudian masukkan ke dalam kocokan putih telur, dan kembali gulingkan ke dalam bread crumb. Lakukan sampai adonan habis.



Tata dalam loyang/wadah, dan masukkan ke freezer sekitar satu jam agar bread crumb benar-benar menempel.

Setelah satu jam, keluarkan kroket dari freezer dan siap digoreng.



Nikmat disantap hangat sambil dicocol saus pedas atau cabe rawit.






Comments

Popular posts from this blog

Cinnamon Roll Tanpa Telur

Roti Maryam aka Canai alias Pratha atau Martabak Surban

Macaroni Schotel