Roti Sobek Dengan Water Roux

Assalam'ualaikum


Wah, nggak terasa udah mau weekend aja nih. Sudah punya rencana ingin membuat camilan asyik untuk akhir pekan nggak? 

Bicara soal camilan, beberapa hari yang lalu saya membuat roti sobek lagi. Resepnya masih dari sumber yang sama, yaitu akun youtube The Hasan Studio.

Kalau sebelumnya saya membuat roti sobek tanpa ulen (yang resepnya diambil dari The Hasan Studio juga), kali ini saya membuat roti sobek dengan tehnik thanzong atau water roux.

Resep roti menggunakan tehnik ini sih klaim-nya bisa membuat tekstur roti jadi lebih lembut, berserat cantik, dan tahan hingga tiga hari di suhu ruang.

Salah seorang teman saya sudah mengeksekusi resep roti ini, dan katanya emang benaran lembut dan tahan lama dibanding roti yang dibuat dengan tehnik biasa.

Sebenarnya roti dengan tehnik seperti ini tidak pernah menarik perhatian saya, karena menurut saya pribadi ini agak sedikit merepotkan, karena harus membuat water roux nya terlebih dahulu. Sementara saya pribadi yang lebih suka melakukan sesuatu yang simple. Namun, rasa penasaran membuat saya membuktikannya sendiri.

Oh ya, roti sobek kali ini saya beri isian ganache cokelat.

Roti Sobek Tehnik Water Roux
Recipe: The Hasan Studio
Rebake: Mega Ayu Rullysha


Bahan water roux

400 ml susu UHT/air biasa
4 sdm terigu

Bahan roti

1 kg terigu protein tinggi
12 sdm gula pasir butiran halus
1 butir telur utuh + 1 butir kuning telur + ditambah air hingga mencapai 300 ml
14 gram ragi instan
100 gram mentega
Secukupnya garam

Bahan ganache

100 ml whipcream cair
100 gram DCC (dark cooking chocolate)

Cara membuat ganache

Masak whipcreaam di atas kompor. Cukup sampai panas saja, jangan sampai mendidih. Masukkan DCC yang sudah dipotong kecil, dan aduk hingga cokelat meleleh. Jika sudah tercampur rata, simpan di dalam kulkas.

Cara membuat roti

1. Pertama buat adonan water roux terlebih dahulu. Campurkan air/susu dengan terigu ke dalam panci, lalu masak di ata kompor menggunakan api sedang sambil terus diaduk agar adonan licin dan tidak menggumpal. Usahakan jangan sampai adonan mendidih. Segera matikan kompor setelah adonan mulai mengental. Aduk-aduk terus adonan hingga uap panasnya hilang, sisihkan.

2. Campur terigu, gula pasir, ragi instan, campuran telur dan air, lalu adonan water roux yang telah dingin. Uleni atau mikser menggunakan mikser spiral hingga adonan kalis.

3. Tambahkan mentega dan garam, uleni lagi hingga kalis elastis. Jika adonan sudah elastis, jika adonan ditarik akan tidak mudah sobek.

4. Bagi adonan menjadi beberapa bulatan. Saya membaginya masing-masing 50 gram.

5. Gilas setiap adonan  yang sudah dibulatkan menggunakan rolling pin, beri isian, lalu bukatkan lagi, atau bentuk sesuai selera.

6. Letakkan ke dalam/atas loyang, dan diamkan hingga adonan mengembang. Atau sekitar 1-1,5 jam. Saya mengikuti cara The Hasan Studio, yaitu memasukkan adonan ke dalam oven yang belum dipanaskan. Biasanya proofing jauh lebih cepat.

7. Jika adonan sudah mengembang, panaskan oven selama kurang lebih 10-15 menit.

8. Semprot adonan dengan air biasa/susu UHT, lalu masukkan ke dalam oven selama kurang lebih 20 menit. Tergantung oven masing-masing.

9. Jika sudah matang, keluarkan dari oven dan oles permukaannya dengan mentega.

10. Sajikan dengan secangkir teh atau kopi.


Saya suka sekali resep roti satu ini karena benar-benar membuat tekstur roti benar-benar menjadi lembut. Saya membuatnya siang, dan baru matang sore hari, jadi tidak langsung habis hari itu juga. Sisanya saya simpan di dalam wadah, dan dimakan esok harinya ketika sarapan. Ternyata rotinya benaran masih lembut.

Sebenarnya saya juga mau kasih lihat penampakan seratnya, tapi malah lupa motoin seratnya. Baru sadar setelah nge-share fotonya ke Instagram.

Jadi, buat kamu yang suka ribet dikit tapi juga hemat waktu karena hanya satu kali proofing, resep roti satu ini worth it banget buat dieksekusi.


Comments

Popular posts from this blog

Cinnamon Roll Tanpa Telur

Roti Maryam aka Canai alias Pratha atau Martabak Surban

Macaroni Schotel